Bawaslu Belitung Timur Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Libatkan Pelajar dan Pramuka Wujudkan Pemilu 2029 Bermartabat
|
Manggar, Belitung Timur, 17 Juni 2026 — Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Belitung Timur menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) bertajuk “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan berlangsung di RM Dua Putri Belitong, Pantai Serdang, Dusun Baru Selatan, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Belitung Timur. Sebagai pelaksana kegiatan, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung Timur turut didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Kasubbag Administrasi, Kasubbag PPHM, Kasubbag P3SPH, beserta seluruh jajaran staf.
Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirin, yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dini Yamashita yang mengikuti kegiatan secara daring, lalu Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rogrius Sinulingga, yang juga mengikuti kegiatan melalui Zoom. Turut hadir pula Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belitung beserta jajaran.
Tidak hanya melibatkan unsur internal kelembagaan, kegiatan ini juga diikuti oleh pelajar dan guru pendamping dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Belitung Timur, yakni SMAN 1 Damar, SMKN 1 Manggar, SMKS Handayani Manggar, SMAN 1 Gantung, SMKN 1 Simpang Renggiang, SMAN 1 Simpang Pesak, SMAN 1 Kelapa Kampit, dan MA Muhammadiyah Gantung. Selain itu, anggota Dewan Saka Pramuka turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, Pendidikan Pengawas Partisipatif bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam pengawasan setiap tahapan pemilu. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu, sekaligus peran strategis pengawas partisipatif dalam mencegah dan mendeteksi potensi pelanggaran maupun kecurangan pemilu.
Dalam arahannya, Yusti Erlina menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Pelajar, guru, dan komunitas kepramukaan harus ikut berfungsi dan bergerak bersama mengawasi setiap tahapan pemilu, agar Pemilu 2029 benar-benar berjalan jujur dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga mendorong jajaran Bawaslu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Belitung Timur untuk terus memperluas pendidikan kepemiluan hingga ke lingkungan sekolah dan organisasi kepemudaan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang kritis, sadar demokrasi, dan siap menjadi pengawas partisipatif sejak dini.
Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Belitung Timur dalam memperkuat jejaring pengawasan partisipatif, dengan dukungan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Bawaslu RI. Program ini sejalan dengan komitmen bersama dalam mewujudkan Pemilu 2029 yang berkualitas, jujur, adil, dan bermartabat.
Penulis : Humas Bawaslu Beltim
Editor : Humas Bawaslu Beltim