Bawaslu dan Golkar Beltim Sepakat Perkuat Kolaborasi Hadapi Dinamika Kepemiluan
|
Belitung Timur – Bawaslu Kabupaten Belitung Timur melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan bersama jajaran Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur, Rabu (18/6/2026), bertempat di Ruang Rapat Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur.
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur, kader Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur, Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung Timur Chandra Ardilla Putra dan Ihsan Jaya, Kepala Subbagian Pengawasan Partisipatif dan Hubungan Masyarakat (P3SPH) Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, serta staf Subbagian P3SPH.
Konsolidasi demokrasi ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Belitung Timur dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan partai politik sebagai salah satu pemangku kepentingan penting dalam penyelenggaraan pemilu. Melalui forum tersebut, Bawaslu menyampaikan sejumlah hasil pengawasan sekaligus membuka ruang diskusi terkait tantangan dan upaya penguatan demokrasi di luar tahapan pemilu.
Dalam pemaparannya, Bawaslu Kabupaten Belitung Timur menyampaikan bahwa secara umum proses penyelenggaraan pemilu berjalan dengan tertib. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian bersama, seperti pelanggaran administrasi, penyebaran informasi yang tidak benar, serta ketidaksesuaian prosedur di beberapa daerah.
Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Chandra Ardilla Putra, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan langkah strategis untuk membangun kesamaan persepsi antara penyelenggara pemilu dan partai politik.
"Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan partai politik. Kami berharap berbagai potensi pelanggaran dapat diminimalisir melalui pemahaman yang baik terhadap regulasi serta komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi," ujar Chandra.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Ihsan Jaya, menekankan pentingnya peran partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada kader dan masyarakat.
"Partai politik memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan dan penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat harus terus menjadi perhatian bersama," kata Ihsan.
Menanggapi hal tersebut, jajaran Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur menyampaikan komitmennya untuk terus mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta meningkatkan edukasi politik kepada kader dan pengurus partai. Komitmen tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya proses demokrasi yang semakin baik di Kabupaten Belitung Timur.
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Belitung Timur juga menyampaikan akan terus meningkatkan kegiatan sosialisasi kepemiluan, mempercepat penanganan laporan masyarakat, serta memperkuat fungsi pengawasan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu dan Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur sepakat bahwa komunikasi yang baik, kepatuhan terhadap aturan, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang semakin berkualitas di masa mendatang.
Penulis : Rusmana
Editor : Humas Bawaslu Beltim