Lompat ke isi utama

Berita

Evaluasi P2P, Bawaslu Belitung Timur Siapkan Langkah Keberlanjutan Pengawasan Partisipatif

Pengawasan

Kepala Sekretariat Doni Setiawan didampingi Staf Sekretariat Bawaslu Beltim dalam Evaluasi P2P. 23/07/2026

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Pemilu Partisipatif (P2P) secara daring, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menyusun langkah tindak lanjut dalam memperkuat pengawasan partisipatif.

Rapat dibuka dengan sambutan dan arahan dari Pimpinan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam arahannya, pimpinan mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam program P2P yang tercermin dari tingkat kehadiran peserta mencapai sekitar 95 persen di seluruh kabupaten/kota.

Selain menyampaikan apresiasi, Pimpinan Bawaslu Provinsi menekankan bahwa pelaksanaan P2P tidak berhenti pada proses pendidikan dan pelatihan semata. Seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota diminta menyusun langkah tindak lanjut yang nyata guna menjaga keberlanjutan semangat pengawasan partisipatif. Salah satu program yang didorong untuk terus dilaksanakan adalah Bawaslu Mengajar sebagai sarana edukasi kepemiluan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bawaslu Kabupaten Belitung Timur memaparkan hasil pelaksanaan P2P di wilayahnya. Sebanyak 40 peserta berhasil direkrut dari unsur Pramuka Saka Adhyasta Pemilu dan Komunitas Pengawasan Pemilu Partisipatif (KOMPETITIF). Selama proses pembelajaran, peserta memperoleh materi secara bertahap melalui media audio-visual yang dipadukan dengan sesi tatap muka, sehingga proses penyampaian materi berlangsung lebih efektif dan mudah dipahami.

Dalam paparannya, Bawaslu Belitung Timur juga menyampaikan bahwa berbagai kendala teknis maupun administratif yang muncul selama pelaksanaan kegiatan dapat diantisipasi dengan baik sehingga seluruh rangkaian pelatihan berjalan lancar sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Hasil pelaksanaan P2P di Belitung Timur menunjukkan capaian yang positif. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran dan dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Seluruh peserta juga telah menerima sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas keikutsertaan dan keberhasilan mereka dalam mengikuti program tersebut.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, Bawaslu Kabupaten Belitung Timur akan terus mengembangkan kegiatan Bawaslu Mengajar di berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, Bawaslu Belitung Timur juga menginisiasi pembentukan komunitas digital ADAFTIF (Aliansi Demokrasi dan Partisipasi Aktif) sebagai wadah bagi alumni P2P untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif secara berkelanjutan.

Penulis : Yodi Tri Hoetomo

Editor : Humas Bawaslu Beltim