Lompat ke isi utama

Berita

Minggu Kedua Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Beltim Tegaskan Keadilan Pemilu Tanpa Diskriminasi

Ngabuburit Pengawasan

Penyampaian Tausiyah oleh Qoriza Saumiddin Lubis, S.Sos.I, CDAI, Ketua IPARI Kabupaten Belitung Timur, ditemani oleh Chandra Ardilla Putra, S.I.Kom selaku Narasumber kegiatan. (02/03/2026)

Belitung Timur — Bawaslu Kabupaten Belitung Timur kembali menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dan Buka Bersama secara luring di Kantor Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan minggu ke-2 dari rangkaian Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan selama bulan Ramadan.

Mengusung tema “Keadilan dan Hukum Pemilu tanpa Diskriminasi: Meneladani Rasulullah SAW”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi jajaran pengawas pemilu untuk memperkuat nilai integritas, profesionalitas, dan keadilan dalam menjalankan tugas pengawasan.

Acara dihadiri oleh Anggota Bawaslu Ihsan Jaya, Kepala Sekretariat, Kasubag Administrasi, Kasubbag PPHM, Kasubbag P3SPH, serta seluruh staf di lingkungan Bawaslu Kabupaten Belitung Timur.

Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Chandra Ardilla Putra, dalam sambutannya menekankan bahwa prinsip keadilan harus menjadi landasan utama dalam setiap proses pengawasan pemilu.

“Sebagai pengawas pemilu, kita dituntut untuk menegakkan aturan secara objektif dan tanpa diskriminasi. Semua peserta pemilu memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang rutin dilaksanakan setiap pekan, diharapkan terbangun penguatan nilai moral dan spiritual yang selaras dengan tugas kelembagaan.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Qoriza Saumiddin Lubis, S.Sos.I, CDAI, Ketua IPARI Kabupaten Belitung Timur. Dalam pemaparannya, ia mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk meneladani Rasulullah SAW dalam menegakkan hukum secara adil dan konsisten.

“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa keadilan tidak boleh tebang pilih. Bahkan terhadap keluarga sekalipun, hukum tetap ditegakkan. Nilai ini sangat relevan dalam konteks pengawasan pemilu,” jelasnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pandangan dan refleksi dari peserta terkait tantangan pengawasan pemilu yang berkeadilan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan.

Melalui pelaksanaan Ngabuburit Pengawasan minggu ke-2 ini, Bawaslu Kabupaten Belitung Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas dalam mengawal setiap tahapan pemilu demi terwujudnya demokrasi yang adil dan tanpa diskriminasi.

Penulis : Humas Bawaslu Beltim

Editor : Humas Bawaslu Beltim