Bawaslu Belitung Timur dan EBACOM Bahas Kolaborasi Penguatan Pengawasan Pemilu Partisipatif
|
Manggar, 29 Juni 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belitung Timur menggelar pembahasan awal rencana kerja sama dengan East Belitung Ambassador Community (EBACOM) sebagai langkah memperkuat pengawasan pemilu partisipatif melalui pelibatan generasi muda. Pertemuan berlangsung pada Senin (29/6/2026) pukul 10.00–11.30 WIB di Ruang Rapat Bawaslu Belitung Timur.
Pertemuan dihadiri oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Ihsan Jaya, Kepala Sekretariat Donny Setiawan, jajaran Staf PPHM Bawaslu Belitung Timur, Pembina EBACOM sekaligus perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur Franciscus A, serta anggota EBACOM yang juga merupakan Bujang Dayang Belitung Timur 2024, yakni Anas, Amru, dan Tiara.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kalangan muda, dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas. Bawaslu Belitung Timur memandang EBACOM sebagai mitra strategis yang memiliki jaringan, kapasitas, serta kedekatan dengan generasi muda untuk menyampaikan pesan-pesan kepemiluan secara lebih efektif.
Dari hasil pembahasan, disepakati bahwa Bawaslu Belitung Timur akan menjalin kerja sama dengan EBACOM dalam penguatan program Pengawasan Pemilu Partisipatif. Kerja sama tersebut akan diwujudkan melalui beberapa bentuk kegiatan, di antaranya keterlibatan Bawaslu dalam pembekalan peserta Pemilihan Bujang Dayang Belitung Timur yang saat ini sedang berlangsung. Ke depan, Bawaslu juga berpeluang ikut serta dalam proses pemilihan Duta Pengawasan Partisipatif, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur.
Selain itu, EBACOM akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosialisasi, edukasi, dan penyebarluasan informasi kepemiluan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Belitung Timur. Sebelum menjalankan peran tersebut, anggota EBACOM akan memperoleh pembekalan secara berkala mengenai kepemiluan dan pengawasan partisipatif agar memiliki pemahaman yang komprehensif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak juga berkomitmen untuk menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) beserta program kerja yang berfokus pada pengembangan pengawasan partisipatif. Tidak hanya itu, anggota EBACOM yang aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan nantinya akan diarahkan menjadi bagian dari KOMPETITIF (Komunitas Pengawas Pemilu Partisipatif) Bawaslu Belitung Timur.
Melalui rencana kolaborasi ini, Bawaslu Belitung Timur berharap tercipta sinergi yang mampu memperluas jangkauan pendidikan politik dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya mengawal setiap tahapan pemilu secara aktif, partisipatif, dan berintegritas. Kerja sama ini juga menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem demokrasi yang lebih inklusif dengan melibatkan komunitas sebagai mitra strategis pengawasan pemilu di Kabupaten Belitung Timur.
Penulis : Nur Fitri Anzani
Editor : Humas Bawaslu Beltim